Selasa, 24 Januari 2017

Modul 9 - KONEKSI INTERNET

KONEKSI INTERNET
A. Sejarah Internet
Sebelum Internet ada, ARPAnet (US Defense Advanced Research Projects Agency)atau Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat jaringan komputer yang tersebar untuk menghindarkan terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Jadi bila satu bagian dari sambungan network terganggu dari serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu Internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi. Dan baru setelah itu Pemerintah Amerika Serikat memberikan ijin ke arah komersial pada awal tahun 1990.

B. Pengertian Internet
Internet (Inteconnected-Network) merupakan sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan berbagai macam situs. Internet menyediakan akses untuk layanan telekomunikasi dan sumber daya informasi untuk jutaan pemakainya yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan seluruh dunia.
Jaringan yang membentuk internet bekerja berdasarkan suatu set protokol standar yang digunakan untuk menghubungkan jaringan komputer dan mengamati lalu lintas dalam jaringan. Protokol ini mengatur format data yang diijinkan, penanganan kesalahan (error- handling), lalu lintas pesan, dan standar komunikasi lainnya. Protokol standar pada internet dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protokol/ Internet Protokol). Protokol ini memiliki kemampuan untuk bekerja pada segala jenis komputer, tanpa terpengaruh oleh perbedaan perangkat keras maupun sistem operasi yang digunakan.
internet memperlihatkan perkembangan yang sangat pesat, karena menawarkan beberapa daya tarik atau keunggulan dibandingkan media lain. Keunggulan tersebut, antara lain:
1.      Komunikasi murah
2.      Sumber informasi besar
3.      Tantangan baru untuk berusaha
4.      Keterbukaan “tanpa sensor”
5.      Jangkauan yang tidak terbatas

Intranet adalah  konsep LAN yang mengadopsi teknologi internet. Intranet diperkenalkan pada tahun 1995. Khoe Yao Tung (1997) mengatakan: intranet adalah LAN yang menggunakan standar komunikasi dan segala fasilitas internet, diibaratkan berinternet dalam lingkungan lokal.

C. Manfaat Internet
Interfnet adalah jaringan komputer yang menyediakan berbagai sumber informasi dan komunikasi yang bersifat global. Sarana internet tidak mengenal batas-batas geografis suatu negara dan jangkauan informasinya tidak terbatas. Pengguna internet semakin banyak karena didukung oleh beberapa sebab, yaitu:
1. interfnet merupakan sarana komunikasi murah.
2. di dalam internet terdapat sumber informasi yang sangat luas.
3. dengan adanya internet membuka tantangan baru untuk berusaha.
4. informasi yang ada di internet tanpa batas/tanpa sensor.
5. jangkauan informasi dan komunikasi di internet tanpa batas.

      Adapun manfaat-manfaat  yang di dapat dari internet adalah:
      1.   Internet bisa sebagai media informasi selain koran, majalah, televisi dan lainnya.
Dengan internet kita bisa mendapatkan berbagai informasi yang kita inginkan yang mana informasi ini bisa bersifat global atau tidak terbatas waktu dan jarak serta letak geografis.
      2.   Internet menjadi media promosi.
Melalui internet kita juga bisa melakukan promosi secara mendunia, berbeda kalau promosi lewat TV, koran, radio, majalah atau yang lainnya yang terbatas oleh jarak dan waktu. Dengan internet kita bebas untuk berpromosi.
      3.   Internet sebagai media pendidikan.
Dengan internet kita bisa meanfaatkan sebagai media pendidikan, kita dapat mencari ilmu pengetahuan di internet, kita juga bisa belajar jarak jauh melalui internet secara langsung.
      4.   Internet sebagai media dakwah.
Internet juga bisa dipakai sebagai media dakwah, penyebaran informasi-informasi keagamaan dan juga bisa membuat forum diskusi keagamaan di internet.
      5.   Internet sebagai media komunikasi.
Melalui internet kita bisa melakukan komunikasi global dari penjuru dunia dengan cepat dan akurat. Kita bisa berkirim surat, gambar, video atau yang lainnya.
      6.   Internet sebagai media hiburan.
Dengan internet kita juga bisa mencari berbagai hiburan baik musik atau film.

Adapun kerugian dari adanya internet adalah:
1.      Adanya ancaman virus.
Ancaman virus akan selalu datang pada setiap komputer yang terhbung dengan internet. Virus tiap hari semakin canggih, untuk itu apabila komputer tidak dilengkapi dengan anti virus yang super kuat maka data-data kita akan rusak karena virus.
2.      Carding (pencurian nomor kartu kredit)
Dengan internet seseorang jug bisa melakukan kejahatan untuk mencuri uang dari kartu kredit yang tidak dilengkapi dengan sistem keamanan tinggi.
3.   Pembajakan karya intelektual
Karya-karya intelektual juga bisa dibajak dengan mudah oleh pembajak dengan memanfaatkan internet. Karya kita juga bisa dengan mudah disebarkan oleh pembajjak tersebut.
4.   Merusak mental generasi penerus bangsa
Dengan adanya situs-situs porno yang semakin menjamur di internet, maka mental para generai muda cenderung untuk bertambah rusak, karena mereka dengan bebas untuk mengakses informasi-informasi negatif tersebut.

D. Aplikasi Internet
      Internet dapat digunakan untuk beberapa aplikasi penting. Aplikasi tersebut adalah sebagai berikut:
1.     Resource Sharing
Sharing File (Data, Program) : Suatu data yang kita punya bisa dibaca atau diakses oleh user(pengguna komputer) lain yang telah terhubung melalui jaringan (Network).
Sharing Device (CD-Drive, Harddisk, Printer) : Penggunaan suatu device bersama agar dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja.

2.   Komunikasi dan informasi
E-Mail (Electronic Mail)
E-Mail merupakan metode pengiriman dokumen atau file melalui jaringan internet.
World Wide Web (www)
World Wide Web (www) merupakan bagian dari internet yang menyediakan berbagai jenis resource yang dapat ditampilkan oleh pengguna



File Transfer Protocol (FTP)
File Transfer Protocol (FTP) merupaka suatu cara yang mudah, murah dan cepat untuk mentransfer file atau arsip data dari server internet ke computer anda atau sebaliknya. Melalui program FTP yang juga disebut FTP Client, pemakai dapat mengatur pertukaran data dengan computer lain yang berjauhan.
Chat
Chat adalah suatu fasilitas dimana kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dimanapun dia berada, baik satu orang ataupun banyak orang secara on-line (terhubung langsung) dan real time (pada saat itu juga). Chat ini mirip dengan telepon yang berfasilitas party line, namun kita hanya tinggal mengetikan apa yang hendak kita bicarakan.
SMS (Short Message Service) ialah fasilitas pengiriman pesan dari internet ke handphone. SMS ini tidak bias dilakukan secara dua arah.
WAP (Wireless Application Protocol) ialah fasilitas pengaksesan internet melalui handphone. WAP ini terbatas hanya untuk web site tertentu yang menggunakan protokol yang sama namun diramalkan protokol ini akan terus berkembang.
VOIP (Voice Over Internet Protocol) ialah penggunaan telepon melalui intenet. VOIP merupakan teknologi penggabungan antara suara dan data.
Tele Conference ialah seperti kita bertemu dengan orang lain untuk bertatap muka, tetapi dipisahkan oleh jarak dan waktu. Tele Conference ini merupakan teknologi penggabungan antara suara, data dan gambar.
Mailing Lists merupakan pengembangan dari E-Mail, dimana melaui Mailing Lists ini kita dapat membentuk suatu grup tertentu dengan menggabungkan alamat – alamat E-Mail orang – orang yang akan bergabung ke dalam Mailing Lists tersebut.

Pengertian Modem


Modem ialah sebuah singkatan dari Modulator Demodulator. Modulator adalah bagian yang berfungsi guna mengubah sinyal informasi menjadi sinyal pembawa atau carrier dan siap dikirimkan, sedangkan Demodulator merupakan bagian yang memisahkan sinyal informasi dari sinyal pembawa yang diterima yang selanjutnya informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

Modem adalah penggabungan dari 2 alat tersebut yang artinya modem merupakan suatu alat komunikasi dua arah. Setiap perangkat komunikasi jarak jauh 2 arah pada umumnya memakai bagian yang disebut "modem", seperti Microwave Radio dan sebagainya, namun pada umumnya istilah modem dikenal sebagai sebuah Perangkat keras yang digunakan untuk keperluan komunikasi pada komputer.


Modem Eksternal

Data yang berasal dari komputer yang berbentuk sinyal digital yang diberikan kepada modem guna diubah menjadi sebuah sinyal analog, ketika modem menerima data luar berupa suatu sinyal analog, modem akan mengubahnya menjadi sinyal digital agar dapat diproses untuk lebih lanjut oleh komputer. Sinyal analog tersebut dapat dikirimkan dengan menggunakan berbagai media telekomunikasi seperti radio, telepon.

Modem Internal

Setibanya di modem tujuan, sinyal analognya tadi tersebut akan diubah menjadi sinyal digital kembali serta dikirimkan kepada komputer. Terdapat 2 jenis modem secara fisiknya, yaitu modem eksternal serta modem internal.

Fungsi Modem





Pada intinya fungsi modem merupakan suatu perangkat keras atau hardware yang memiliki fungsi untuk komunikasi 2 arah yang dapat mengubah dari sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya guna mengirimkan pesan atau data ke alamat yang dituju. Untuk menambah wawasan Anda mengenai jaringan internet, Anda dapat juga membaca artikel mengenai pengertian router.

Komputer mengirimkan informasi dari bentuk sinyal digital. Tapi informasi yang melalui saluran telepon harus ditransmisikan ke dalam bentuk sinyal analog. Guna mengatasi permasalahan tersebut, modem dapat berfungsi untuk mengubah sinyal digital ke sinyal analog. Sinyal analog yang dibawa yang melalui saluran telepon. Ketika sinyal mencapai kepada komputer lain, sinyal analog diubah lagi ke bentuk digital oleh modem. Berikut fungsi modem.
1.   Mengubah dari sinyal digital menjadi sinyal analog ataupun sebaliknya
2.   Menghubungkan perangkat dalam suatu jaringan
3.   Melakukan modulasi serta demodulasi
4.   Melakukan komunikasi serta pemeriksaan paket data
5.   Mengkompresi data dikirim yang melalui sinyal
Cara Membuat HTML di Notepad

1
<html>
2
<head>
3
<title>Belajar HTML</title>
4
</head>
5
<body>
6
Hallo, selamat belajar HTML.
7
</body>
8
</html>
9.      Catatan : Nomor yang muncul di setiap baris tidak perlu anda ketik, itu hanya tampilan untuk menunjukkan nomor baris kode yang ada. Jadi ketikkan seperti gambar berikut ini :

Selanjutnya silahkan klik menu File-Save As untuk menyimpan file yang anda buat. Simpan dokumen/file diatas dengan nama “latihan.html”. Pastikan anda mengetikkan “latihan.html” (tanpa tanda petik) ketika menyimpan, karena jika tidak maka file yang tersimpan otomatis menjadi file dengan ektension “txt”.

Kemudian tutup aplikasi Notepad anda. Lalu buka windows explorer dan cari dimana file tadi anda simpan. Jika sudah ditemukan, silahkan buka file HTML tersebut dengan cara memilih dan klik double.

Jika sudah benar, maka seharusnya file tersebut otomatis akan dibuka dengan menggunakan aplikasi browser yang ada di komputer anda seperti Internet Explorer atau Mozilla Firefox. Dan jika menggunakan Firefox tampilan akan menjadi seperti berikut.

Modul 8 - Jaringan Komputer (TCP/IP)



TCP/IP (Transfer Control Protocol/Internet Protocol)
TCP/IP terdiri dari lapisan-lapisan protokol. Untuk memudahkan dalam memahaminya maka akan diambil contoh pengiriman email. Dalam pengiriman email yang diperlukan adalah protokol untuk email. Protokol ini mendefinisikan perintahperintah yang diperlukan dalam pengiriman email, dan protokol ini juga mengasumsikan bahwa ada hubungan antara terminal yang mengirim dengan terminal yang dituju. Dalam hal ini perintah-perintah tersebut diatur oleh TCP dan IP. TCP mengatur masalah perintah-perintah pengiriman data, mengawasi jalannya data dan memastikan data tersebut sampai ke tujuannya, apabila ada bagian dari data yang tidak mencapai tujuan maka TCP akan mengirimkan ulang. Proses tersebut terus berlangsung sampai data yang dikirimkan sampai ke tujuannya. Apabila ada data yang sangat besar untuk dimuat dalam satu datagram maka TCP akan memecahnya menjadi beberapa datagram dan kemudian mengirimkan ke tujuan dan memastikan sampai dengan benar. TCP dapat dianggap sebagai suatu pembentuk kumpulan - kumpulan routine (perintah) yang dibutuhkan oleh aplikasi untuk dapat berhubungan dengan terminal lain dalam jaringan.
Tidak semua perintah yang dibutuhkan oleh aplikasi terdapat dalam TCP/IP. IP adalah protokol yang memuat semua kebutuhan aplikasi dalam berhubungan antar terminal. Seperti telah disampaikan sebelumnya bahwa TCP bertanggungjawab di masalah pengiriman dan dalam memecah data menjadi bagian-bagian kecil, maka IP merupakan pembuka jalan hingga sampainya data ke terminal tujuan. Pelapisanpelapisan protokol tersebut berguna untuk menjaga agar data dapat sampai dengan sempurna.  Beberapa layanan dasar tapi merupakan layanan yang penting diberikan oleh TCP/IP adalah :
File Transfer (FTP)
Remote Login (menggunakan fasilitas TELNET)
Mail elektronik

IP Address
Sejarah IP Address dan Fungsi IP Address
1969 – 1989
IMP  (Interface Message Processor)
 Adalah generasi pertama dari gateway yang saat ini dikenal sebagai router. Digunakan untuk interkoneksi peserta ke ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) dari akhir 1960-an hingga 1989. Bisa dikatakan sebagai nenek moyang dari IP address, yang terdokumentasi dengan nama RFC  1 (request for command). Berkapasitas 5 Bit address. Ada sebuah varian dari IMP yang disebut TIP yang menghubungkan terminal dan bukan untuk jaringankcomputer. IMP digunakan di pusat ARPANET sampai akhirnya dihentikan 20 tahun kemudian tepatnya pada tahun 1989.
1977 – 1979
Bagaimana dengan IPv1, IPv2, IPv3?
Dalam RFC 791 IP didefinisikan versi pertama yang digunakan sebagai Internet Protocol. RFC adalah sebuah memorandum yang diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF) menjelaskan tentang metode, perilaku, penelitian, atau inovasi berlaku untuk kerja dari Internet dan system yang terhubung di Internet. Dan ternyata bukan versi 1 tapi versi 4!!, ini tentu saja mengartikan bahwa pada dasarnya protocol ini ada versi sebelumnya. Terlepas dari benar-benar ada atau tidaknya, IP dibuat saat fungsi-fungsinya terbagi dari TCP versi sebelumnya yang dikombinasikan antara fungsi TCP dan Fungsi IP. TCP berkembang melalui tiga versi sebelumnya dan terbagi dari TCP dan IP untuk versi keempat. Versi nomor 4 itu diaplikasikan untuk TCP maupun IP untuk konsistensinya. Meskipun dari namanya mengisyaratkan versi sebelumnya, namun IP versi 4 adalah yang pertama digunakan secara meluas pada TCP/IP yang modern.
1981 – sekarang
IPv4
Sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan dalam protocol jaringan TCP/IP untuk komunikasi antar node-nya, format alamat dalam Internet dinyatakan dalam nomor 32-bit (RFC1166) dan dibagi atas 4 kelompok dan setiap kelompoknya terdiri dari 8-bit atau octet, yang sekarang dinamakan Internet Protocol versi 4 yang masih digunakan sampai hari ini.
IPv5
Apa yang terjadi dengan IPv5? Jawabannya adalah tidak ada. sengaja dilewati untuk menghindari kebingungan. Masalah dengan versi 5 berhubungan dengan protokol TCP / IP eksperimental yang disebut Internet Protocol Streaming, yang awalnya didefinisikan dalam RFC 1190, Protokol ini bukanlah versi kelanjutan dari IPv4 melainkan dibuat sebagai pelengkap IP untuk membawa traffic percakapan suara dan konferensi dengan garansi delay dan bandwidth. Saya tidak mendapatkan informasi yang pasti untuk tahun awal dikembangkan, namun kalau mengacu dari RFC1190 itu adalah tahun 1990.
1995 – sekarang dan dimasa yang akan datang
IPv6
Seiring dengan pertumbuhan Internet yang sangat pesat di seluruh dunia yang menyebabkan IPv4 dengan format 32-bit tidak bisa lagi menampung kebutuhan pengalamatan internet setelah jangka 20 tahun kedepan. Dari hasil riset  dan perhitungan pakar IETF menyebutkan dengan hanya 32-bit format address hanya bisa menampung kurang lebih 4 milliar host di dunia ini. Pada tahun 1992 IETF selaku komunitas terbuka Internet membuka diskusi untuk mengatasi masalah ini dengan mencari format IP generasi selanjutnya setelah IPv4, setelah  pembahasan yang panjang, baru pada tahun 1995 ditetapkan melalui RFC2460 IPv6 sebagai IP generasi berikutnya (Next generation yang biasa disebut IPng) yang dapat menampung sekitar 340 milliar trilliun bahkan lebih host address, bisa diibaratkan bila semua manusia di dunia ini membutuhkan IP maka IPv6 itu juga belum akan habis (lebay sedikit J). Pengembangan IPv6 ini sudah dilakukan banyak pihak diseluruh dunia seperti Internet Service Provider, Internet Exchange Point, militer, dan Universitas.
Di Indonesia sendiri sudah dialokasikan 17 prefix IPv6 untuk berbagai organisasi, mobile operator, IXP, dan ISP. Berdasarkan statistic dari badan pengembangan dan penyedia tunnel broker SixXS (www.sixxs.net) hingga saat ini yang aktif hanya 7 prefix dari 7 ISP (indo.net, Indosatnet serta CBN, pesatNET, dll).

fungsi IP addres,Subnet Mask,gateway,dan DNS
Fungsi IP Address adalah seperti alamat rumah kita. Misalkan kita membeli suatu barang dan menginginkan agar barang tersebut dapat dikirimkan ke rumah kita, maka penjual barang atau perusahaan jasa pengiriman perlu mengetahui alamat rumah kita. Jika penjual barang atau perusahaan jasa pengiriman tidak mengetahui alamat rumah kita, maka bisa dipastikan barang tersebut tidak akan pernah sampai ke tujuan. Dengan demikian bisa disimpulkan bahwa alamat rumah sangat penting peranannya sama halnya dengan IP address yang sangat berperan penting dalam berkomunikasi di dunia maya / internet.

SUBNET MASK adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID,menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
RFC 950 mendefinisikan penggunaan sebuah subnet mask yang disebut juga sebagai sebuahaddress mask sebagai sebuah nilai 32-bit yang digunakan untuk membedakan network identifier dari host identifier di dalam sebuah alamat IP. Bit-bit subnet mask yang didefinisikan, adalah sebagai berikut:
* Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh network identifier diset ke nilai 1.
* Semua bit yang ditujukan agar digunakan oleh host identifier diset ke nilai 0.
Setiap host di dalam sebuah jaringan yang menggunakan TCP/IP membutuhkan sebuah subnet mask meskipun berada di dalam sebuah jaringan dengan satu segmen saja. Entah itu subnet mask default (yang digunakan ketika memakai network identifier berbasis kelas) ataupun subnet mask yang dikustomisasi (yang digunakan ketika membuat sebuah subnet atau supernet) harus dikonfigurasikan di dalam setiap node TCP/IP.
GATEWAY adalah komputer yang memiliki minimal 2 buah network interface untukmenghubungkan 2 buah jaringan atau lebih. Di Internet suatu alamat bisa ditempuh lewatgateway-gateway yang memberikan jalan/rute ke arah mana yang harus dilalui supaya paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang meng-update secara dinamis tabel routing). Karena itu gateway juga biasanya berfungsi sebagai router. Gateway/router bias berbentuk Router box seperti yang di produksi Cisco, 3COM, dll atau bias juga berupa komputer yang menjalankan Network Operating System plus routing daemon. Misalkan PC yang dipasang Unix FreeBSD dan menjalankan program Routed atau Gated. Namun dalam pemakaian Natd, routing daemon tidak perlu dijalankan, jadi cukup dipasang gateway saja. Karena gateway/router mengatur lalu lintas paket data antar jaringan, maka di dalamnya bisa dipasangi mekanisme pembatasan atau pengamanan (filtering) paket-paket data. Mekanisme ini disebut Firewall. Sebenarnya Firewall adalah suatu program yang dijalankan di gateway/router yang bertugas memeriksa setiap paket data yang lewat kemudianmembandingkannya dengan rule yang diterapkan dan akhirnya memutuskan apakah paket datatersebut boleh diteruskan atau ditolak. Tujuan dasarnya adalah sebagai security yang melindungi jaringan internal dari ancaman dari luar.
DNS (Domain Name System) adalah distribute database system yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP (Transmission Control protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yangterhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address. Selain digunakan di Internet, DNS juga dapat di implementasikan ke private DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address. Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.

Cara Setting IP Address di Windows 7, 8, dan 10
Setting IP address di windows – Kaitannya dengan jaringan komputer, penggunaan IP Address begitu penting sebagai alamat dari setiap host yang tergabung dalam jaringan. Untuk melakukan setting, pergantian, atau perubahan IP Address pada sebuah komputer sangatlah mudah, karena sistem operasi windows sudah menyediakan fasilitas GUI (Graphical User Interface).
Disini saya akan memaparkan bagaimana caranya melakukan perubahan atau memberi setting ip address pada sebuah komputer. seperti yang sudah pernah dibahas pada artikel sbelumnya, bahwa untuk memberikan IP address terdapat dua cara, yaitu static dan dynamic.
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk merubah, mengganti, ataupun memberi ip address pada sebuah komputer dengan OS windows.
Masuk ke control panel. Lalu pada bagian Network and Internet, pilih View network status and tasks.

Setelah itu Anda akan diarahkan ke halaman Network and Sharing Center. Pada panel menu sebelah kiri pilih Change adapter setting.

Pada bagian ini, pilih adapter mana yang akan kamu setting ip address nya. Pada contoh ini saya memilih Local Area Connection. Pada icon adapter tersebut klik kanan, lalu pilih properties.

Akan dihadapkan dengan kotak dialog properties. Pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4), lalu klik properties.

Pada bagian ini, Anda akan diperlihatkan form pengisian. Seperti yang sudah saya katakan diawal, terdapat dua metode pemberian ip address, yaitu static dan dynamic.
Setting IP Address di windows secara Static (Manual)
Agar bisa mengisi secara manual, Anda harus meberikan cek list pada opsi Use the following ip address. Kemudian form tersebut bisa Anda isi menggunakan ip address yang Anda inginkan. Setelah itu klik OK.

Setting IP Address di Windows Secara Dynamic (Otomatis)
Untuk bisa mendapatkan ip address secara dynamic ini (DHCP), pastikan komputer Anda sudah terhubung dengan komputer/perangkat jaringan yang bertindak sebagai DHCP Server.
Jika sudah terhubung, cek list opsi Obtain an IP address automatically dan biarkan form pengisian tetap kosong. Klik OK. Maka secara otomatis komputer Anda sudah terdapat IP address nya.

Perbedaan dari dua metode tersebut ialah, apabila ip address di setting secara manual maka, nomor ip address tidak akan berubah kecuali di setting ulang oleh sang administrator. Sedangkan jika menggunakan metode DHCP, ip address bisa saja berubah sesuai dengan ip address yang tersedia.

Cara Setting IP Address Static di Ubuntu Server
Sebelum melakukan setting ip address, informasi yang penting yang harus kita ketahui adalah label yang digunakan untuk menginisialisai interface jaringan yang terpasang. Dalam linux biasanya ditulis dengan “eth0”, “eth1”, “eth2”, dan seterusnya. Untuk mengeceknya, kita bisa jalankan perintah mii-tool. Dengan menjalankan perintah tersebut, secara otomatis akan terlihat berapa interface yang terpasang di komputer kita.
root@ubuntu:~#mii-tool
eth1: no autonegotiation, 1000baseT-FD flow-control, link ok
root@ubuntu:~#
Pada contoh diatas, kita sudah tau bahwa di komputer kita hanya terpasang satu buah interface dan berlabel eth1. Dengan demikian, kita sudah tau interface mana yang akan kita beri konfigurasi IP address. Yuk, lanjut membacanya. 
1. Melalui Command Line Interface
Pada cara pertama ini, kita akan melakukan konfigurasi langsung melalui terminal linux atau Command Line Interface (CLI). Misal kita akan berikan konfigurasi pada interface eth1 berupa ip address 192.168.10.20 dan netmask 255.255.255.0. Maka perintah yang dapat kita jalankan di terminal sebagai berikut.
root@ubuntu:~# ifconfig eth1 192.168.10.20 netmask 255.255.255.0
Setelah menjalankan perintah tersebut, cek dengan perintah ifconfig eth1. Jika sudah benar, pasti akan muncul informasi IP address yang terkonfigurasi pada interfaces eth1.
Catatan: Melakukan konfigurasi dengan cara ini sifatnya hanyalah sementara. Maksudnya konfigurasi ini tidak permanent, jika Anda restart komputer, maka konfigurasi tadi akan hilang.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
2. Dengan mengedit file interfaces
Untuk membuat konfigurasinya permanen, kita bisa edit file interfaces yang lokasinya ada di “/etc/network/interfaces“. Caranya, jalankan perintah nano untuk membuka file tersebut, lalu tambahkan onfigurasi yang kita inginkan. Coba perhatikan yang di bawah ini.
root@ubuntu:~# nano /etc/network/interfaces
Setelah file interfaces terbuka, berikan konfigurasi yang kita inginkan. Misalnya seperti dibawah ini.
# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth1
iface eth1 inet static
        address 192.168.10.20
        netmask 255.255.255.0
        network 192.168.10.0
        broadcast 192.168.10.255
        gateway 192.168.10.10
        dns-nameservers 8.8.8.8
Setelah selesai memberikan konfigurasi, simpan perubahan dengan menekan tombol Ctrl+O (save). Lalu keluar dengan menekan tombol Ctrl+X (Exit).
Kemudian restart service nya agar konfigurasi tadi bisa beroperasi. Perintahnya lihat di bawah ini.
root@ubuntu:~# /etc/init.d/networking restart
 * Running /etc/init.d/networking restart is deprecated because it may not enable again some interfaces
 * Reconfiguring network interfaces... 
Ignoring unknown interface eth1=eth1.
                                                         [ OK ]
root@ubuntu:~#
Status OK menandakan settingan telah siap. Setelah itu kita coba cek dengan menjalankan perintah ifconfig eth1.